contoh surat izin sekolah karena sakit
Artikel ini hendaknya fokus hanya pada penjelasan berbagai contoh surat tidak masuk sekolah karena sakit.
Contoh Surat Izin Sekolah Karena Sakit: Variasi dan Panduan Lengkap
Ketika anak sakit, prioritas utama adalah kesehatan dan pemulihannya. Namun, menginformasikan pihak sekolah mengenai ketidakhadirannya juga krusial. Surat izin sekolah karena sakit bukan hanya formalitas, tetapi juga bentuk tanggung jawab orang tua atau wali murid. Berikut adalah berbagai contoh dan panduan lengkap untuk menyusun surat izin yang efektif dan informatif.
1. Surat Izin Sakit Sederhana dan Umum:
Ini adalah format paling dasar dan cocok untuk kasus sakit ringan seperti demam ringan, sakit kepala, atau flu biasa.
[Tempat, Tanggal Penulisan Surat]
Yth. Bapak/Ibu [Nama Guru Wali Kelas],
Wali Kelas [Kelas Murid],
[Nama Sekolah]
Dengan hormat,
Melalui surat ini, saya memberitahukan bahwa anak saya, [Nama Lengkap Murid]siswa/siswi kelas [Kelas Murid]tidak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar pada hari [Hari, Tanggal] dikarenakan sakit.
Sebagai bukti, [Optional: Jika ada, sebutkan bukti, contoh: “terlampir surat keterangan dokter/resep obat”].
Atas perhatian dan pengertian Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.
salam saya,
[Tanda Tangan Orang Tua/Wali]
[Nama Lengkap Orang Tua/Wali]
[Nomor Telepon Orang Tua/Wali]
Analisis:
- Simpel dan Jelas: Format ini langsung ke inti masalah, yaitu ketidakhadiran karena sakit.
- Informasi Penting: Menyertakan nama guru wali kelas, kelas murid, dan tanggal ketidakhadiran sangat penting.
- Opsional Bukti: Menyertakan surat keterangan dokter (jika ada) menambah validitas surat.
- Kontak Orang Tua: Mencantumkan nomor telepon memudahkan pihak sekolah menghubungi orang tua jika diperlukan.
2. Surat Izin Sakit dengan Keterangan Lebih Detail:
Untuk kasus sakit yang lebih serius atau membutuhkan waktu pemulihan lebih lama, surat izin perlu lebih detail.
[Tempat, Tanggal Penulisan Surat]
Yth. Bapak/Ibu [Nama Kepala Sekolah/Guru Wali Kelas],
[Jabatan],
[Nama Sekolah]
Dengan hormat,
Dengan surat ini, saya selaku orang tua/wali murid dari:
- Nama Lengkap: [Nama Lengkap Murid]
- Kelas: [Kelas Murid]
- NIS/NISN: [Nomor Induk Siswa/Nomor Induk Siswa Nasional]
Memberitahukan bahwa anak saya tersebut di atas tidak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah pada hari [Hari, Tanggal] sampai dengan [Hari, Tanggal] karena sakit [Sebutkan Jenis Penyakit, contoh: Demam Berdarah, Cacar Air, dll.].
Saat ini, anak saya sedang dalam perawatan dan istirahat di rumah. [Optional: Jika dirawat di rumah sakit, sebutkan: “Saat ini, anak saya sedang dirawat di Rumah Sakit [Nama Rumah Sakit]”].
Terlampir adalah surat keterangan dokter sebagai bukti pendukung. [Pastikan surat keterangan dokter terlampir]
Begitulah cara saya membuat surat izin ini menjadi nyata. Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya.
salam saya,
[Tanda Tangan Orang Tua/Wali]
[Nama Lengkap Orang Tua/Wali]
[Nomor Telepon Orang Tua/Wali]
Analisis:
- Informasi Lengkap Murid: Menambahkan NIS/NISN membantu identifikasi murid secara akurat.
- Rentang Waktu Absen: Menentukan tanggal mulai dan berakhir absen penting untuk perencanaan pembelajaran.
- Detail Penyakit: Menyebutkan jenis penyakit memberikan informasi lebih kepada pihak sekolah.
- Status Perawatan: Menginformasikan apakah murid dirawat di rumah atau rumah sakit memberikan konteks lebih.
- Wajib Melampirkan Surat Dokter: Surat keterangan dokter menjadi bukti kuat dan seringkali menjadi persyaratan sekolah.
3. Surat Izin Sakit yang Ditulis Sendiri oleh Murid (SMA/SMK):
Untuk siswa SMA/SMK yang sudah lebih mandiri, mereka bisa menulis surat izin sendiri, namun tetap harus disetujui dan ditandatangani oleh orang tua/wali.
[Tempat, Tanggal Penulisan Surat]
Yth. Bapak/Ibu [Nama Guru Mata Pelajaran/Wali Kelas],
[Jabatan],
[Nama Sekolah]
Dengan hormat,
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
- Nama Lengkap: [Nama Lengkap Murid]
- Kelas: [Kelas Murid]
- NIS/NISN: [Nomor Induk Siswa/Nomor Induk Siswa Nasional]
Memberitahukan bahwa saya tidak dapat mengikuti pelajaran pada hari [Hari, Tanggal] karena sakit [Sebutkan Gejala, contoh: Sakit perut dan mual].
Saya sudah memeriksakan diri ke dokter dan disarankan untuk istirahat di rumah. [Optional: Jika ada, sebutkan: “Saya sudah mendapatkan obat dari dokter.”]
Saya akan berusaha untuk mengejar ketertinggalan pelajaran setelah sembuh.
Demikian surat izin ini saya sampaikan. Atas perhatian Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.
salam saya,
[Tanda Tangan Murid]
[Nama Lengkap Murid]
Menyetujui,
[Tanda Tangan Orang Tua/Wali]
[Nama Lengkap Orang Tua/Wali]
[Nomor Telepon Orang Tua/Wali]
Analisis:
- Inisiatif Murid: Menunjukkan tanggung jawab dan kemandirian siswa.
- Gejala Penyakit: Menyebutkan gejala memberikan gambaran kondisi siswa.
- Upaya Meneruskan Pembelajaran: Menunjukkan komitmen siswa untuk tetap belajar.
- Persetujuan Orang Tua: Tanda tangan orang tua/wali tetap diperlukan sebagai bentuk validasi.
- Nomor Telepon Orang Tua: Memudahkan komunikasi jika ada hal-hal yang perlu dikonfirmasi.
4. Surat Cuti Sakit dengan Permohonan Tugas Tambahan:
Siswa yang peduli dengan nilai akademiknya mungkin ingin meminta tugas tambahan agar tidak tertinggal terlalu jauh.
[Tempat, Tanggal Penulisan Surat]
Yth. Bapak/Ibu [Nama Guru Mata Pelajaran]Guru Mata Pelajaran [Nama Mata Pelajaran],
[Nama Sekolah]
Dengan hormat,
Dengan surat ini, saya memberitahukan bahwa anak saya, [Nama Lengkap Murid]siswa/siswi kelas [Kelas Murid]tidak dapat mengikuti pelajaran [Nama Mata Pelajaran] pada hari itu [Hari, Tanggal] dikarenakan sakit [Sebutkan Penyakit/Gejala].
Sehubungan dengan hal tersebut, saya mohon izin agar anak saya dapat diberikan tugas tambahan atau materi pelajaran yang terlewat agar tidak tertinggal.
[Optional: Jika ada, sebutkan: “Terlampir surat keterangan dokter.”]
Atas perhatian dan pengertian Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.
salam saya,
[Tanda Tangan Orang Tua/Wali]
[Nama Lengkap Orang Tua/Wali]
[Nomor Telepon Orang Tua/Wali]
Analisis:
- Fokus pada Akademik: Menunjukkan kepedulian terhadap proses belajar.
- Permohonan Tugas Tambahan: Meminta tugas tambahan secara sopan dan konstruktif.
- Relevan untuk Guru Mata Pelajaran: Ditujukan langsung kepada guru mata pelajaran yang bersangkutan.
5. Surat Izin Sakit Melalui Email:
Dalam era digital, mengirim surat izin melalui email menjadi semakin umum. Pastikan subjek email jelas dan profesional.
Subjek Email: Izin Sakit – [Nama Lengkap Murid] – [Kelas Murid]
Yth. Bapak/Ibu [Nama Guru Wali Kelas],
Dengan hormat,
Saya ingin memberitahukan bahwa anak saya, [Nama Lengkap Murid]siswa/siswi kelas [Kelas Murid]tidak dapat bersekolah pada hari itu [Hari, Tanggal] karena sakit [Sebutkan Penyakit/Gejala].
[Optional: Jika ada, sebutkan: “Surat keterangan dokter terlampir dalam email ini.”]
Mohon waspada atas ketidakhadiran anak saya. Terima kasih atas perhatian Anda.
salam saya,
[Nama Lengkap Orang Tua/Wali]
[Nomor Telepon Orang Tua/Wali]
Analisis:
- Subjek Email yang Jelas: Memudahkan guru mengidentifikasi dan memprioritaskan email.
- Format yang Sama dengan Surat Fisik: Isi email tetap mengikuti format surat izin pada umumnya.
- Lampiran Surat Dokter: Pastikan surat keterangan dokter di-scan dan dilampirkan.
- Profesional: Gunakan bahasa yang sopan dan formal dalam email.
Tips Tambahan:
- Komunikasikan Segera: Beritahukan pihak sekolah sesegera mungkin setelah anak sakit.

